SWINE INFLUENZA

Kamis, 2009 Mei 14
Apakah anda pernah mendengar nasehat bahwa bahwa segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut turun ke dalam perut lalu dibuang di jamban?. Artinya bahwa segala makanan halal dan tidak menajiskan karena sumber najis adalah hati manusia. Ucapan itu menunjukkan bahwa antara makanan dan hati tidak ada hubungannya. Padahal antara makanan yang masuk kedalam mulut dengan hati manusia mempunyai hubungan yang sangat erat. Orang yang makan rakus dengan orang yang puasa bedanya hanya dalam hati. Orang yang makan rakus karena dorongan hati untuk makan walaupun perut sudah kenyang, sedangkan orang yang puasa karena dorongan hati untuk tidak menyentuh makanan sampai waktu buka telah tiba walaupun perutnya terasa sangat lapar.

Makanan ternyata tidak hanya masuk ke dalam perut lalu dibuang kejamban, tetapi menyangkut juga nyawa manusia. Merebaknya Swine Influenza menunjukkan bahwa manusia harus sadar bahaya terhadap apa yang dimakannya. Penistaan terhadap pengharaman babi menunjukkan bahwa manusia terlalu angkuh untuk mendalami ayat-ayat Tuhan tentang kenapa babi diharamkan.

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS 2:178]

Dari ayat di atas terang sekali bahwa babi diharamkan dalam keadaan normal. Tapi dalam keadaan terpaksa dimana tidak ada makanan lain selain daging babi, Allah mengijinkan memakannya asal tidak melampau batas dan dalam kadar yang sangat kecil hanya untuk mempertahankan hidup. Karena itu manusia harus berdaya upaya untuk mencari makanan yang halal. Jangan sampai makanan halal berlimpah tapi malah mencari-cari yang haram.

Dalam suatu acara perdebatan di salah satu televisi antara partai Islam dengan partai Kristen, ketika menyinggung soal RUU Jaminan Produk Halal, partai Kristen dengan lantang menentangnya. Alasannya, produk halal hanya cocok dan bagus untuk umat Islam tapi belum tentu cocok dan bagus untuk umat lain. Dan dari partai Kristen sangat mengkhawatirkan jika produk halal bersanding dengan produk non-halal, akan terjadi tindakan anarki dari umat Islam terhadap produk non-halal tersebut.  Sebuah pandangan yang terlalu dangkal dan kekanak-kanakan.

Tentang organ babi, berdasar penelitian ternyata cocok untuk transplantasi organ manusia. Ada orang yang mempunyai kelainan jantung bisa sembuh dari penyakitnya karena dilakukan transplantasi organ dari babi. Ini menunjukkan bahwa gen babi mempunyai kedekatan dengan gen manusia. Jika demikian penyakit babi pun bisa menular ke manusia. Karena mempunyai kemiripan dengan gen manusia maka penyakit babi yang menular ke manusia bisa menular ke sesama manusia. Cacing pita yang berkembang dalam tubuh babi ternyata bisa juga menjadi parasit dalam perut manusia. Itu berarti jika manusia memakan daging babi maka sebenarnya menyerupai memakan daging manusia.

Menurut WHO sumber dari penyebaran virus di Meksiko adalah peternakan babi. Dan sekarang memasuki level 5 yang berarti bisa menular dari manusia ke manusia. Bila memasuki level 6 berarti Flu babi sudah mengglobal.

Satu pertanyaan yang sebenarnya tidak terlalu penting adalah, jika babi haram kenapa Tuhan menciptakan babi?

Disinilah manusia diuji dengan materi oleh Tuhan. Apakah taat dengan perintahnya atau tidak. Allah telah menunjukkan keharaman babi namun apakah manusia tahu bahwa pengharaman itu demi kebaikan manusia sendiri?

FAITHFREEDOM

Rabu, 2009 Mei 13


Faithfreedom artinya kebebasan beragama yang sebenarnya dijamin oleh Islam. Dalam Quran Allah berfirman:

"Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku". [109:6].

Allah sendiri menyatakan:

"Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat." [2:256].

Jadi manusia boleh untuk beriman boleh pula tidak beriman. Namun yang harus kita ketahui bahwa walaupun Allah membiarkan manusia secara bebas menentukan sendiri keyakinannya, Allah tidak akan membiarkan manusia tergelincir dalam mengimani sesuatu yang salah. Maka Allah menurunkan petunjuk lewat agama Islam. Jadi Islam hadir sebagai petunjuk dari Tuhan bahwa agama selain Islam boleh dipilih tapi manusia harus tahu bahwa agama selain Islam ibarat sungai sudah jauh dari sumber aslinya. Lewat Islamlah kita diberi petunjuk tentang itu semua.

Kehadiran faithfreedom.org tidak memenuhi syarat sebagai situs yang memberikan kebebasan orang untuk mengimani agama tertentu. Yang terjadi justru faithfreedom.org sebagai situs yang memprofokasi umat Islam. Bentuk profokasi itu diantaranya: umat Islam diberi cerita-cerita bergambar yang sebenarnya hanya merupakan imajinasi semata. Umat Islam tidak boleh mengajukan pertanyaan maupun komentar soal agama selain Islam. Jika itu dilakukan maka akan di ban. Mereka akan menghapus tulisan umat Islam jika dianggap menguntungkan umat Islam. Biasanya tulisan itu akan ditempatkan di tong sampah hingga saatnya nanti di hapus.

Hingga akhirnya, faithfreedom.org menutup situsnya sendiri dengan pesan:

“ Mulai hari ini tanggal 19 Nov 2008, admins/moderators menutup forum ini demi terciptanya keharmonisan beragama di Indonesia. Forum ini adalah milik dan dikelola oleh www.faithfreedom.org, Dr. Ali Sina. Dengan ini admins/moderators tidak lagi terlibat dalam bentuk apapun dalam forum ini, dan meminta maaf bila kehadiran forum ini telah meresahkan masyarakat Indonesia”

Penutupan itu berkaitan dengan Pemerintah yang telah bertindak tegas dengan menutup situs dan blog yang menjadikan Islam sebagai target penistaan dengan tujuan merusak kesucian Islam. Dengan ditutupnya situs tersebut tidak berarti pelaku penghinaan bisa bebas berkeliaran. Polri sedang terus berupaya mengejar pelaku dibalik content yang dapat merusak kerukunan hidup beragama sampai ke luar nergeri dengan menggandeng kepolisian negara lain dimana pelaku menjalankan aksinya.

Namun tidak lama kemudian faithfreedom.org muncul lagi. Sepertinya mereka mau menantang penegak hukum bahwa penegak hukum tidak mampu menangkap mereka. Sikap mereka yang tidak konsisten dengan keputusannya sendiri dan sifat takabur sudah menunjukkan bahwa faithfreedom.org bukan situs yang baik dan sehat. Situs tersebut layak dimasukkan sebagai black site yang harus disingkiri dan dihindari. Jangan sampai umat Islam mengikuti kemauan busuk mereka yang sebenarnya mereka sendiri ragu dengan agama mereka sendiri bahkan mungkin mereka kumpulan orang atheis.

Bagaimanapun juga apa yang dilakukan orang-orang faithfreedom.org telah melanggar hukum Indonesia yakni UU ITE pasal 28. Orang yang melanggar itu bisa dikenakan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Dan sebaiknya mereka segera menghentikan provokasi terhadap umat Islam di Indonesia dengan menutup sendiri situs atau blog milik mereka sendiri.

Archive